Conversion Rate Digital Marketing

Dari semua yang saya tidak paham, conversion rate lah yang paling menakutkan. Apa itu conversion rate? Apa bedanya dengan rate lainnya?

Conversion Ratenya Sepi?

Nah, jadi conversion rate adalah bagian dari digital marketing, khususnya e-commerce, yang menghitung berapa banyak pengunjung website yang melakukan tindakan yang diinginkan, seperti pembelian produk atau mengisi formulir. Dalam bahasa yang lebih gampang, conversion rate adalah indikator seberapa efektif website dalam mengubah pengunjung menjadi pembeli atau pelanggan. Makin tinggi conversion rate, makn lebih banyak yang beli dari websitemu.

conversion-rate

Sekarang gimana kenaikan rate tersebut bisa terjadi? Dan apa untungnya? Follow along.

Mengapa Conversion Rate Itu Penting?

Harus diingat, websitemu bukan sekadar tempat untuk membuat orang terkesima dengan tampilan yang keren. Website adalah mesin penghasil uangmu, dan conversion rate adalah salah satu kuncinya.

facebook-ads-cost

Kalau conversion rate-mu rendah, artinya sebagian besar pengunjungmu cuma datang sekadar ngeliat doang. Artinya, websitemu nggak memberikan nilai yang cukup buat pengunjungmu. Itu artinya, kamu bisa kehilangan peluang bisnis yang cukup besar, dan kalau gitu, pikirkan saja pajak dan terangnya reklamasi.

Jenis-jenis Conversion Rate yang Perlu Kamu Tahu

Kamu harus tau nih, ada beberapa jenis conversion rate yang need to be watching out:

  1. Percentage Conversion Rate – Orang yang nyangkut di websitemu, dan kemudian membeli produk atau deal yang kamu tawarkan
  2. Lead Conversion Rate – Orang yang melewati formulir registrasi, mengisi formulir enquiry atau mengendarai pesanan sampel gratis karena mereka senang dengan produkmu
  3. Bounce Rate – Orang yang masuk ke websitemu, dan kemudian kabur atau pergi without melakukan apa-apa
  4. Click-Through Rate (CTR) – Orang yang tertarik dengan salah satu CTA pada websitemu dan kemudian melakukan tindakan yang diinginkan
BACA JUGA   Digital Marketing Creative

conversion-optimization

Jadi, mana yang harus diprioritaskan? Ingat, setiap jenis rate tersebut mewakili potensi pendapatan yang berbeda. Ketika kamu mengukur rate, kamu perlu memberikan lebih banyak perhatian pada jenis rate *utama* yang paling erat terkait dengan sasaran bisnis-mu.

Cara Kerja Optimization Rate

Oiya, untuk mengoptimalkannya, kamu harus paham cara kerjanya. Ada lima cara untuk meningkatkan conversion rate:

  1. Melakukan Testing secara Rutin – kamu harus menguji berbagai metode, misalnya mengganti warna tombol CTA atau mengubah gambar produk tanpa mengubah satu faktor lain untuk mengetahui testing manakah yang lebih berdampak positif
  2. Konsep A/B Testing – kamu akan mengirimkan dua versi landing page yang berbeda dengan sedikit variasi untuk kemudian membandingkan performance-nya
  3. Analisis Customer Journey – cobalah memahami seperti apa user experience-nya, misalnya apakah sangat sulit untuk menemukan informasi produk atau proses pembelian yang rumit?
  4. Melakukan Personalisation – sesuaikan komunikasi atau penawaran produk dengan informasi dan kebutuhan spesifik dari user
  5. Optimizing Web Design – seperti mencoba desain yang lebih simpel dan memastikan website cepat diakses di berbagai device

conversion-optimization-tips

Intinya, kamu perlu melakukan beberapa eksperimen untuk mengetahui apa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan conversion rate-mu. Dan kan kalau sukses, you could be swimming in customers!

Keuntungan Meningkatkan Conversion Rate

Ini dia, keuntungan-keuntungan yang bakal kamu dapat dari meningkatkan conversion rate itu sendiri:

  • Tambah Pendapatan – Dengan meningkatkan conversion rate, kamu bisa mendapatkan lebih banyak uang dari penjualan kamu. Dan siapa sih yang tidak suka uang tambahan?
  • Optimalisasi Budget – Kamu akan mengoptimalkan anggaran iklan kamu dengan membuang-channel-channel yang tidak efisien
  • Meningkatkan Brand Awareness – dengan makin banyak orang membeli produk darimu, kamu akan menjadi lebih terkenal dan lebih banyak dicari
  • Meningkatkan Customer Experience – dengan mempertajam UX-mu, kamu akan mengurangi waktu pelayanan sulit dan kasih pengalaman yang lebih baik buat pelangganmu
BACA JUGA   Digital Marketing Agen

Manfaat Conversion Rate

Yuk coba kita spoiler beberapa manfaat conversion rate:

  • Memantau Performance Strategi PPC – kamu bisa mengukur seberapa efektif iklan berbayar kamu dalam menghasilkan lead
  • Membandingkan Kinerja Konten – kamu bisa mencocokkan kinerja halaman landing kamu dan melihat group konten mana di website yang membuat orang kembali berkunjung
  • Memonitor Kinerja Website – dengan memonitor conversion rate secara terus-menerus, kamu bisa menyadari apahal yang tidak berfungsi dan mengoptimalkannya

Jadi jangan lagi takut ga karuan sama conversion rate. Ini adalah salah satu hal yang akan bikin kamu merasa lebih confident dalam memimpin bisnismu. Apalagi dengan anak panah kecil di dalam laporan sukses, itu artinya kamu sudah naik 1 level! See you at the top!